JAKARTA-CRIMENEWS: Zaman sudah moderen seperti ini, ternyata masih ada orang-orang berpendidikan tinggi yang percaya kepada paranormal. Akibatnya, ingin mendapatkan untung dengan cepat, malah menjadi 'buntung'.
Inilah salah satu kisah sedih di balik keinginan sukses secara instan. Hal-hal yang tidak masuk akal sehat, sepertinya dihalalkan untuk mencapai obsesi tersebut.
Seperti Eka Setiawati, seorang pemilik bengkel di bilangan Bintaro, demi melancarkan peruntungan usahanya, Eka rela merogoh kocek hingga miliaran rupiah untuk seorang paranormal, mulai dari tahun 2003-2008.
Kisah ini berawal pada Agustus 2002. Saat itu, usaha bengkel Eka sedang lesu karena sepi order. Di tengah-tengah kelesuan itu, oleh seorang temannya, Eka diperkenalkan dengan seorang paranormal bernama Juriah. Singkat cerita, pada tanggal 23 Januari 2003, Eka membutuhkan jasa Juriah untuk menyulap usahanya hingga laris manis.
Juriah pun menyanggupinya, ia mengajukan sejumlah syarat yang harus dipenuhi Eka. Awalnya, Eka diharuskan membeli seekor kambing dan sesajen lengkap lainnya dengan total biaya Rp 3 juta.
Eka juga harus menjalani sejumlah ritual ruwatan yang dilakukan di rumah Juriah yang berada di Pondok Aren, Tangerang. Pada ruwatan pertama, yang dilakukan di Pelabuhan Ratu, Eka bahkan harus merogoh kantong hingga Rp 15 juta.
Sejak ritual di Pelabuhan Ratu itu, ungkap Eka di Polda Metro Jaya, Rabu (8/10), ia secara tidak sadar kerap menemui Juriah di rumahnya dan selalu memenuhi semua permintaan yang disarankan Juriah.
Ritual demi ritual dilakukan Eka dengan bimbingan Juriah, dan tentun saja setiap ritual selalu mengeluarkan uang hingga jutaan rupiah. Namun usaha Eka tak kunjung membaik. Bengkelnya tetap sepi. Eka mulai jengkel dan ia pun komplain kepada Juriah.
Jawaban Juriah selalu berbelit-belit. Bahkan Juriah mengatakan kalau ritual yang ia lakukan belum lengkap. Eka diharuskan melakukan ritual lagi, termasuk membeli minyak Ponibasalwah seharga Rp 110 juta. Eka menolak perintah melakukan ritual itu, karena ia sudah tidak punya uang lagi.
Jawaban Eka tidak membuat Juriah mundur, ia malah menyarankan agar Eka meminjam uang Rp 350 juta kepada Yohanna, seorang pedagang berlian, yang ternyata adalah teman Juriah.
Eka yang setengah sadar itu awalnya tidak yakin akan mendapatkan pinjaman dari Yohanna. Namun Juriah meyakinkan dirinya dan akan membantu bicara kepada Yohanna agar meminjamkan uang. Ternyata Yohanna mau meminjamkan uangnya. Uang itu pun, ternyata tidak diserahkan kepada Eka, semuanya dibawa Juriah. Eka juga diam saja.
Ternyata ulah Juriah belum selesai. Juriah kembali menyarankan agar Eka meminjam uang kepada Fajar Suwintono dan Hani dengan menjaminkan sertifikat tanah dan BPKP mobil.
Namun langkah Juriah terhenti di sini, kedok Juriah terbongkar ketika Robby, mantan kekasih gelap Juriah, menceritakan kebohongan sang paranormal tersebut. Sontak, Eka seperti tersambar petir di siang bolong.
Kemalangan yang menimpa Eka belum juga berakhir. Pada akhir tahun 2007, Kris, suaminya, menceraikan Eka karena ia dinilai telah menghabiskan kekayaan suaminya dan bahkan terbelit utang.
Kasus yang membelit Eka ini, Sabtu (6/9) lalu telahdilaporkan ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/2269/K/IX/2008/Unit III. "Saya berharap polisi bisa menyelesaikan kasus ini. Saya sudah ditipu mentah-mentah," katanya. (Joe)
0 komentar:
Posting Komentar