Senin, 06 Oktober 2008

481 TEWAS DALAM 1.085 KASUS KECELAKAAN LALULINTAS


JAKARTA-CRIMENEWS: Jumlah korban kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat yang digelar dalam rangka perayaan Idul Fitri 1429 H sungguh memprihatinkan. Kepala Divis Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira menyatakan, sebanyak 481 orang tewas selama Operasi Ketupat ini.
Selain korban tewas, Polri juga mencatat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) sebanyak 1.085 kasus. Dari jumlah itu, korban luka berat mencapai 608 orang, dan korban luka ringan 1.043 orang. "Jumlah ini merupakan hasil operasi mulai 25 September hingga 5 Oktober 2008. Tapi jumlah ini bisa saja bertambah karena operasi belum selesai," katanya di Jakarta, Sabtu.
Lebih lanjut Abubakar mengatakan, selama Operasi Ketupat terjadi 34.169 pelanggaran lalu lintas. Pelanggaran terbanyak dilakukan pengendara sepeda motor, yakni 23.484 kasus, sementara mobil penumpang 6.988 kasus, bus 1.118 kasus, dan pelanggaran mobil beban/truk 2.679 kasus.
Kerugian materiil terkait kecelakaan lalu lintas di jalan raya ini mencapai Rp 562 miliar. Total kendaraan bermotor yang terlibat laka lantas mencapai 1.373 unit yang terdiri atas 977 sepeda motor, 260 mobil penumpang, 72 mobil bus, dan 151 mobil beban.
Penyebab kecelakaan, kata Abubakar, sebagian besar karena faktor manusia -- antara lain pelanggaran rambu lalu lintas dan langgar marka jalan. Namun data persis terkait jenis kelamin dan korban belum diketahui karena polisi baru merekapitulasi jumlah dan jenis pelanggaran yang terjadi selama Operasi Ketupat.
Rekapitulasi data Operasi Ketupat Lebaran 2008 menunjukkan penurunan kuantitas pelanggaran dan korban laka lantas. Pada Operasi Ketupat 2007, selama H-7 hingga H+8 Lebaran, laka lantas mencapai 1.875 kasus dengan 798 korban tewas, 952 korban luka berat, dan 2.034 korban luka ringan.
Namun jumlah kecelakaan lalu lintas selama Operasi Ketupat Lebaran 2008 diperkirakan masih bertambah. Pasalnya, arus balik mudik Lebaran baru mencapai puncak pada Minggu malam hingga Senin dini hari. Bahkan arus balik diperkirakan masih berlangsung hingga minggu depan. Itu terjadi karena banyak sekolah libur hingga 11 Oktober. (Joe)

0 komentar: